Equestrian Ramadhan Cup 2026 Di Arena Berkuda Yussar Stable
Equestrian Ramadhan Cup 2026 Di Arena Berkuda Yussar Stable
(Laporan Khusus Equestrian Ramadhan Cup 2026, Dinas Panperta Kabupaten Sidoarjo)
Sidoarjo, 15/03/2025
Equestrain Ramadhan Cup 2026 digelar di Yussar Stable Sidoarjo, Minggu (15/03). Event berkuda tahunan yang digelar ini menampilkan atlet berkuda tunggang serasi dan lomba jumping.
Baca Lebih Lengkap Di Informatika Newsline
Lihat Link Lengkap Di Bawah Ini
http://www.informatikanewsline.my.id/2026/03/equestrian-ramadhan-cup-2026-di-arena.html?m=1
Lomba tunggang serasi dimulai sejak pukul 10.00 dengan menampilkan sejumlah atlet tunggang serasi.
Penampilan Atlet Afidenaya, Kuda Fusena
Atlet Equestrian 2
Sekretaris Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo yang ikut membuka kegiatan Lomba atas nama Bupati Sidoarjo menyatakan bahwa lomba ini akan menjadi agenda tahunan yang didorong oleh Dinas Pangan Dan Pertanian.
Dalam sambutan pembukaan nya Sekretaris Dinas Panperta, drh. Tonny Hartono, MKes, menyampaikan keyakinan nya pada dukungan atas lomba yang sama di tahun-tahun yang akan datang.
Pertandingan berkuda merupakan salah satu upaya memberikan nilai lebih dari kuda yang selama ini selalu menjadi partner membantu manusia dalam berbagai kebutuhan hidup manusia.
"Ada ribuan bahkan mungkin puluhan ribu kuda yang ada di Kabupaten Sidoarjo atau bahkan Jawa Timur yang perlu diberikan nilai tambah, diantaranya melalui lomba berkuda ini. " Kata Zahlul Yussar mendukung pernyataan dari Sekdis Pertanian Dan Pangan Kabupaten Sidoarjo.
Data BPS Provinsi Jawa Timur pernah mencatat sebanyak 10 ribu lebih kuda yang ada di seluruh Jawa Timur. Akan tetapi jumlah ternak kuda ini semakin lama semakin turun jumlah nya. Padahal kuda sebenarnya adalah ternak yang memiliki manfaat yang luar biasa bagi manusia.
Salah satu BUMN produk vaksin di Indonesia menggunakan kuda sebagai salah satu alat produksi utama vaksin, yang bahkan telah diekspor dalam bentuk vaksin ke 200 negara di seluruh Indonesia. Jika jumlah ternak kuda berkurang maka alat produksi pembuat vaksin dipastikan akan berkurang, dan pendapatan negara dari penjualan vaksin sebesar ratusan trilyun rupiah akan terancam turun drastis, bahkan hilang.
Doktor Dian salah satu calon guru besar di salah satu Perguruan Tinggi di Jawa Timur, kepada Informatika News line, menyampaikan betapa pentingnya relasi antara menjaga eksistensi dan nilai kuda, dan produksi vaksin di Indonesia.
"Kuda ini adalah salah satu ternak yang memberikan manfaat pendapatan negara yang tidak murah... Bahkan mahal... " Kata Dr. Dian kepada Informatika News line.
" Upaya Dinas Panperta Kabupaten Sidoarjo dan PORDASi ini sangat strategis... " Kata Dr. Dian menambahkan.
Pemahaman akan pentingnya posisi ternak kuda bagi negara seperti ini, tidak banyak difahami, sehingga posisi ternak kuda cenderung tidak terlalu diperhatikan.
Bahkan saat ini posisi produsen vaksin Biofarma yang termasuk produsen Vaksin terbesar di dunia ini, cenderung dilupakan di dalam negeri.
Di Indonesia sendiri pada tahun 2010 menurut data BPS terdapat hampir 420 ribu kuda. Akan tetapi jumlah ini terus menurun. Sampai dengan tahun 2025 tersisa ada hampir 145 ribu kuda di seluruh Indonesia.
Provinsi Jawa Timur sendiri termasuk provinsi di Pulau Jawa yang memiliki jumlah ternak kuda terbesar kedua setelah Provinsi Jawa Barat.
Lomba yang dilakukan sempat terhambat, oleh hujan angin yang sempat turun. Akan tetapi sebanyak 60 atlet yang telah siap berebut Trophy kejuaraan dari lomba equestrian dan lomba jumping tetap bersemangat bertanding, tidak berhenti. Lomba tetap berlangsung seru sampai seluruh peserta menyelesaikan lomba pacu jumping yang menilai kemampuan jumping kuda dan kecepatan mencapai titik finish.
Selama ini atlet berkuda Sidoarjo terkenal sebagai atlet tangguh di kejuaraan Provinsi, Nasional bahkan event internasional. (TNTW)




Komentar
Posting Komentar