Aman, Pertalite Dan Pertanax tidak Naik Per 18 April ini

Aman, Pertalite Dan Pertanax tidak Naik Per 18 April ini. 


Bandung, 18 April 2026

Setelah 18 hari dalam kondisi tidak naik. Pemerintah kembali mengumumkan bahwa Pertalite dan Pertamax tidak mengalami kenaikan harga. 

Keputusan ini disambut dengan penuh suka cita oleh warga di seluruh Indonesia. Kebijakan yang berpihak pada masyarakat luas ini memberikan angin segar bagi dunia bisnis juga lingkungan UMKM Indonesia. 

Doktor Dian, pengamat sosial economi dari Univerritas Islam Majapahit kepada Informatika Newsline menyatakan bahwa kebijakan tepat yang dilakukan oleh pemerintah ini akan menyelamatkam industry dan usaha kecil dan menengah di seluruh Indonesia. 

" Saat ini menurut data dari Kadin Indonesia, ada 66 juta unit UMKM di seluruh Indonesia... " Kata Dr. Dian melanjutkan. 

Meskipun nilai bisnis yang dikelola kecil akan tetapi UMKM ini menyumbang 61 % dari PDB Nasional sebesar hampir 10 ribu Trilyun rupiah UMKM juga berhasil menyerap sebagian besar tenaga kerja dalam never. Sebanyak hampir 120 juta tenaga kerja saat ini hidup dari menggerakkan sektor UMKM ini. 

Dari data juga tercatat bahwa sebaran UMKM di Indonesia, terbanyak berada di Jawa Barat (5,4 juta), Jawa Timur (4,58 juta), dan Jawa Tengah (4,45 juta).

Dengan kestabilan harga BBM ini, UMKM menjadi pihak yang paling diuntungkan. Sekaligus akan menjaga kestabilan ekonomi Nasional. Padahal di sejumlah negara kenaikan BBM parah telah terjadi hampir 43 persen dan bahkan di beberapa lokasi negara mulai langka. 

Berikut adalah harga BBM yang tetap stabil tidak mengalami kenaikan

Pertamax Green: 12.900 -> 12.900
Pertamax: 12.300 -> 12.300
Pertalite: 10.000 -> 10.000

Harga Solar semua jenis juga tidak mengalami kenaikan.

Berikut adalah harga BBM yang
 mengalami penyesuaian harga 

Pertamax Turbo: 13.100 -> 19.400

Pertamina Dex: 14.500 -> 23.900

Dexlite: 14.200 -> 23.600






Vijay









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equestrian Ramadhan Cup 2026 Di Arena Berkuda Yussar Stable

Saat Rasulullah Memberikan Analisis Pada Doa Nabi Luth