Subuh, Di Alun Alun Sidoarjo

 Subuh, Di Alun Alun Sidoarjo




Sidoarjo, 26/04/2026
Azan Subuh dari Masjid Agung baru terdengar, Minggu pagi (26/04) pukul 04.13. Beberapa orang berbaju oranye berjalan memasuki Masjid Agung Sidoarjo Kota. Ada tulisan Masgenta di kaos oranye yang mereka pakai. 

Sementara puluhan yang berkaos oranye lainnya di sisi Alun Alun Timur, sedang sibuk menyiapkan dagangannya. Kaos oranye ini bukan sedang merayakan HUT Raja Belanda, Wilem Alexander, yang besok tanggal (27/04) berulang fahun. Apalagi merayakan ulang tahun kaisar Hirohito, yang sudah meninggal (1989), 29 April yang akan datang, tapi mereka itu anggota Pedalindo.


  







" Yang ketua nya Mas Bram ya Pak? " Tanya informatika pada salah satu pedagang.


" Oh bukan.. Kita ini tidak di bawah Pak Bram.. Kita ini lebih tinggi dari Pak Bram..kita di bawah Pak Toyo...." Kata pedagang tersebut ke Informatika News Line.

Memang para pedagang Pedalindo ini kadang tak faham struktur organisasi dengan baik. Ketua umum Pedalindo itu Mas Bram, di bawah nya ada sejumlah Ketua Sektor. Ketua Sektor ini ada di bawah kendali Mas Bram. Para pedagang lebih kenal dengan Ketua Sektor yang membawahi penempatan lokasi mereka saat berdagang, 






Sholat Subuh di Masjid Agung Sidoarjo hanya ada dua shof utama saja hari ini Minggu (26/04). Sejumlah jamaah yang baru masuk Masjid segera membuat shof baru di belakang. 



Di alun-alun sebelah timur sejumlah anak usia tanggung berboncengan tiga di atas motor. Dua motor yang lain dinaiki juga oleh Dua wanita yang sangat muda. 







Yang satu tubuhnya benar-benar gemuk. Tapi wajahnya cantik sekali. Hanya memakai celana pendek yang sangat ketat. Paha atasnya terlihat jelas, tapi tiba- tiba lampu alun-alun Timur dipadamkan sebagian. Tak terlihat jelas lagi wanita cantik yang masih muda, dan memakai celana pendek ketat, yang memamerkan paha atasnya yang tak tertutup kain. Tapi tak lama, sepersekian detik, kemudian kelompok anak muda itu berangkat pergi entah kemana.

Petugas penyapu jalan dari kantor DLHK Kabupaten Sidoarjo sudah mulai bekerja.

"Permisi ya Mas... Saya sapu dulu... " Kata petugas sapu DLHK itu sambil mengarahkan sapu di lantai bawah kaki Informatika News line. 





Sayangnya, tulisan yang dibuat tak bisa langsung di upload. Tidak ada kuota internet. Sisa kuota yang masih cukup banyak sudah hangus dari kemarin. 

Meski ada sinyal Wifi gratis, gelaran Kominfo Kabupaten, tapi tak ada konten internetnya. Hanya WiFi saja. 

Tak jelas bagaimana Kominfo merencanakan kapasitas layanan WiFi gratis di sekitar alun-alun. Karena perangkat Wifi yang dipasang juga pasti punya kapasitas yang terbatas.

Mungkin diperlukan mini BTS WiFi untuk menambah kapasitas layanan internet dari Kominfo. Karena dengan menumpuknya puluhan ribu orang di alun-alun, kapasitas WiFi terpasang pasti tak akan mampu melayani dengan cukup baik. Demikian juga kapasitas internetnya. Mungkin dibutuhkan kapasitas ratusan Gbps untuk melayani belasan puluhan ribu orang yang akan datang. 

Atau serahkan saja ke operator, pasti beres. Karena Kominfo Kabupaten itu tidak dibuat organisasinya, untuk menjadi operator layanan telekomunikasi atau internet. Kominfo Kabupaten tak akan mampu karena memang bukan tupoksinya menjadi operator jaringan atau jasa telekomunikasi sebagaimana yang diamanahkan dalam UU No. 36/1999 tentang Telekomunikasi, kecuali mungkin untuk melayani jaringan atau layanan telekomunikasi Khusus. Itupun membutuhkan ijin resmi dari negara, tidak asal tarik kabel atau gelar jaringan berbasis frekuensi lainnya. Kecuali ingin merasakan prodeo yang disiapkan oleh UU No. 36/1999.

Jangankan Kominfo Kabupaten, sebuah perusahaan minyak global dari Inggris beberapa tahun yang lalu juga terpaksa diseret ke pengadilan, karena gelar jaringan liar, dengan alasan membuat jaringan internal untuk perusahaan sendiri. 

Kapasitas layanan yang kurang direncanakan dengan baik membuat layanan internet yang diberikan Kominfo Kabupaten, jadi nya hanya seperti layanan internet gratis abal-abal saja. 

Kapasitas layanan jaringan WiFi nya tidak direncanakan dengan detail dan teliti. Bisa difahami, karena ASN di Kominfo Kabupaten, memang bukan lah perencana yang cukup ahli dibandingkan dengan operator Indihome nya PT Telkom-Telkomsel atau Biznet, XL, Axis, yang memang kampiun dalam perencanaan kapasitas layanan internet untuk publik, masyarakat luas. 


Sudah jam 5 pagi lebih. Mobil Satpol PP S
idoarjo sudah memasuki area Alun Alun Timur, suara pengajian Subuh dari Masjid Agung, masih terdengar, belum selesai ngaji nya. 

Para pedagang sudah siap. Hari ini Jalan di sekitar alun-alun Sidoarjo Kota kembali ditutup total untuk CFD (car free day).


TNTW























Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equestrian Ramadhan Cup 2026 Di Arena Berkuda Yussar Stable

Saat Rasulullah Memberikan Analisis Pada Doa Nabi Luth