Memangkas Telkom

 


Ikuti arahan Danantara, Telkom lepas AdMedika ke Fullerton Health
Zetta Hannany
3 Juni 2026 pukul 11.40
Saluran WhatsApp
TelkomMetra jual AdMedika ke Fullerton Health asal Singapura, alihkan fokus ke bisnis inti TLKM.
TLKM - PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Rp 2.850
-100(-3,39%)
JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menata ulang portofolio bisnisnya dengan menjual 100% saham PT Administrasi Medika (AdMedika), third-party administrator (TPA) kesehatan terbesar di Indonesia, kepada Grup Fullerton Health asal Singapura.
Penjualan dilakukan oleh PT Multimedia Nusantara atau Telkommetra – lengan investasi yang dikendalikan langsung oleh TLKM – dan PT Metra Digital investama Ventura (MDI), yang masing-masing memiliki 99,99% dan 0,01% saham AdMedika.
Berdasarkan keterangan resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI), TelkomMetra dan MDI resmi menjual 452.330 lembar saham AdMedika kepada Global Assistance & Healthcare Singapore Pte, Ltd. Atau Fullerton Health Group, pada 2 Juni 2026.
Baik pihak TLKM maupun Fullerton Health tidak berkenan mengungkap nilai transaksi tersebut. Namun, berdasarkan Laporan Keuangan 2025 TLKM, nilai aset AdMedika yang tersedia untuk dijual adalah sebesar Rp751 miliar.
Baca Juga: Anak usaha Telkom MTEL jajaki sektor Power-as-a-Service
Dengan total liabilitas AdMedika sebesar Rp466 miliar, maka total aset bersih yang tersedia untuk dijual adalah senilai Rp285 miliar.
Pramasaleh Haryo Utomo, Presiden Direktur TelkomMetra, menyebutkan bahwa hasil divestasi AdMedika akan dialokasikan untuk portofolio investasi TelkomMetra lain yang mendukung bisnis inti TLKM.
“TelkomMetra memiliki banyak anak usaha, kini terdiri dari 15 investee dengan kepemilikan langsung. Kami juga memiliki 60 investee lain dari anak usaha kami melalui usah patungan. Salah satu tujuan penggunaan dana divestasi ini adalah mengembangkan investee, yang mendukung bisnis inti TLKM,” jelasnya.
Selain bertujuan untuk menyederhanakan portofolio bisnis TLKM, divestasi AdMedika juga merupakan bentuk komitmen TLKM dalam mengikuti arahan Danantara Indonesia – yang meminta pemangkasan hingga 10 anak usaha TLKM hingga Juni 2026.
TLKM mengharapkan aksi streamlining non-bisnis inti ini dapat membantu Perseroan berfokus pada empat pilar bisnis, yaitu digital infrastructure, integrated B2C service, B2B ICT service, dan internasional.
“Diharapkan dengan adanya aksi korporasi ini dapat mendukung transformasi Telkom Group menuju Strategic Holding serta memaksimalkan penciptaan nilai dari divestasi Admedika,” tulis Jati Widagdo, SVP Corporate Secretary TLKM, dalam siaran resmi, Rabu (3/6).
Akuisisi AdMedika tersebut juga mencakup akuisisi anak usahanya, TelkoMedika.
“Setelah penyelesaian akuisisi, AdMedika dan TelkoMedika akan tetap beroperasi di bawah merek dan kepemimpinan masing-masing di Indonesia, sebagai bagian dari grup perusahaan Fullerton Health,” jelas manajemen Fullerton Health, dalam siaran resmi yang diterima IDNFinancials, Rabu (3/6).
Ke depannya, Fullerton Health akan mengembangkan AdMedika dengan berfokus pada tiga aspek: peningkatan pemanfaatan teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta jaringan regional yang dimiliki grup untuk meningkatkan layanan di Indonesia.
Di sisi lain, Fullerton Health dan AdMedika mengakui bahwa industri layanan kesehatan Indonesia menghadapi tantangan inflasi medis yang terus meningkat.
“Inflasi medis umumnya selalu lebih tinggi dari inflasi secara umum,” aku Ho Kuen Loon, Group Chief Executive Officer Fullerton Health Group.
Namun, ia berharap bahwa setelah menjadi bagian dari sistem jaringan layanan kesehatan di Indonesia melalui akuisisi AdMedika, Fullerton Health mampu membantu meningkatkan efisiensi biaya kesehatan, melalui pengurangan limbah, penghapusan kecurangan dan pelanggaran aturan, serta perbaikan koordinasi antarinstitusi terkait melalui adopsi teknologi. (ZH)
Tambahkan
sebagai sumber pilihan di Google
Baca Juga
MTEL serap dua anak usaha lewat merger, tambah 4 KBLI termasuk IoT
Monitor Kepemilikan 1%+
Pantau pergerakan pemegang saham dengan kepemilikan 1%+ di perusahaan publik secara mudah.
Klik di Sini
Telkom AdMedika TelkomMetra TLKM Fullerton Health Danantara
Bagikan:
Berita Terbaru
Kembangkan bisnis non-batu bara, SGER bidik laba Rp500 miliar di 202604 Jun 2026 07:00
Trump siapkan tarif baru, Indonesia bakal kena bea tambahan?04 Jun 2026 06:30
AS lumpuhkan kapal tanker tujuan Iran dengan hellfire04 Jun 2026 06:00
Thaksin segera bebas setelah dapat pengampunan dari raja03 Jun 2026 21:30
Menjelang forum ekonomi Rusia, drone Ukraina serang St. Petersburg03 Jun 2026 21:00
#Topik Hangat
SahamIranIndonesiaChinaIHSGsahamAmerikaIndeksSelat HormuzRupiah
Berita Populer
WIFI milik Hashim rilis Internet Rakyat, harga mulai Rp100.00028 May 2026 13:00
AS selidiki dugaan Iran pakai rudal portabel China untuk tembak F-1531 May 2026 15:00
Jamie Dimon: Kami akan melawan, jika kalah kapi tetap hidup31 May 2026 10:00
Jerman dan Spanyol lawan rencana Eropa blokir Huawei28 May 2026 09:00
Iran jadikan cadangan uranium kartu tawar dalam negosiasi AS01 Jun 2026 07:30
Tentang Kami
Tentang Kami
Kebijakan Layanan
Kebijakan Privasi
Kirim Masukan
Informasi







© 2026 - All Rights Reserved.
Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Equestrian Ramadhan Cup 2026 Di Arena Berkuda Yussar Stable

Saat Rasulullah Memberikan Analisis Pada Doa Nabi Luth